Navigation | Souljah … band of the month versi diriku ….

Souljah … band of the month versi diriku ….

SOULJAH, denger kata ini jadi inget lagunya bob marley yg buffalo soldier–om bob nyanyiinnya "bafalo souljah"–, souljah adalah nama band, band ini keren banget lho, walopun pas mereka tampil di kampus kemarin aku ga dapet nonton, hix, whatever souljah is my band of the month..
oya, berikut ini ada sedikit tulisan tentang album terbaru (??) mereka yang udah dirilis tahun kemaren (2007), diambil dari tembang.com..
oya official site-nya souljah ada di http://www.braddasouljah.com/

selamat membaca (emang sapa yang baca ron??wtf lah)

SOULJAH Luncurkan Novel Audio ‘Bersamamu’ di Album Keduanya

Art_20075215564020215454208_1SOULJAH sebenarnya termasuk band diluar
mainstream trend. Mereka berani merilis album yang di kuping awam
sebenarnya masih perlu pembelajaran. Tapi seperti dikatakan Tommee, seorang
musisi reggae asal Bima Indonesia yang ngetop di Australia, jangan menikmati dan
menekuni musik dengan setengah-setengah. Jangan berkarya karena memenuhi
keinginan beberapa orang saja. Kata Tomme, kalaui begitu, musisi akan menjadi
salesman lagu saja.

Sedikit berkorelasi dengan paparan di atas, kalau
kemudian SOULJAH merilis album baru. Sukses menancapkan roots reggae di album
pertamanya, Breaking The Roots, SOULJAH merilis album kedua bertitel
BERSAMAMU [2007]. Band yang diawaki Bayu Pamungkas (gitar), Renhat
Silitonga (bas), Hanli (drum), Danar Pramesti (vokal), Said Fauzan
(rap/toasting), David Agust Pasaribu (trumpet dan keyboard), dan Vino (saxopone)
ini tak beranjak jauh dari konsep awal yang sudah mereka sepakati, Jamaican
Musik dengan sedikit unsur rock.

Album kedua dengan nama Souljah ini
(sebelumnya mereka makai nama Arogatoo Band), punya konsep yang unik. Mereka
menyebutnya novel audio. Penjelasannya begini, lagu track 1 adalah bab 1,
kemudian lagu 2 adalah bab 2. "Pokoknya kalau diurut, album ini mengisahkan
liburan seorang gadis di sesuatu tempat yang begitu indah dengan semua cerita
yang terjadi di dalamnya," jelas Renhat, bassisnya, ketika ngobrol dengan
TEMBANG.com beberapa waktu lalu.

Kalau mau diurut, judul track
by track
-nya memang menyiratkan satu alur perjalanan yang menyenangkan.
Perhatikan trakc pertamanya Im Free, I Love My Self, Devils Angel, Berdansa
Sepanjang Maam, In A Fiya, Patah Hati, Kuingin Kau mati Saja, War is Over, Elo
Gak Penting, My Heart Said Yeah, Cintailah Aku
dan diakhiri track happy
ending Bersamamu.

Konon, model album seperti yang diusung
SOULJAH, merupakan konsep pertamakalinya. Beberapa sumber mengatakan, musik
reggae ini gara- gara orang Jamaika mengadopsi variasi sinkopisasi rhythm gitar
dari new orleans R&B yang mereka dengar dari radio di tahun 60-an. Lalu,
sedikit up tempo, terciptalah musik ska yang menjadi cikal bakal reggae. Ada
lagi sumber yang mengatakan bahwa ska berawal dari musik asli Jamaika yang
bernama mento, yang berkembang sejak tahun 40-an.

Terlepas dari roots
musik yang diusung SOULJAH, band asal Bekasi ini tergolong cukup konsisten di
ranah yang tidak terlalu banyak penggemarnya di Indonesia ini. Konsistensi yang
mereka bawa tak lahir dalam setahun dua tahun, tapi sudah mereka rintis dari
tahun 1998, awal mereka terbentuk. Siapa mau berdansa? [joko/foto:
istimewa]

Filed by moroncoder at June 8th, 2008 under Music



Leave a comment